Klasifikasi: Akidah . Nama dan Hukum . Syirik .

عن عبد الله بن عمر -رضي الله عنهما- مرفوعاً: "من حلف بغير الله قد كفر أو أشرك"
[صحيح.] - [رواه الترمذي وأبو داود وأحمد.]
المزيــد ...

Abdullah bin Umar -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan secara marfū': "Siapa yang bersumpah dengan selain Allah, maka dia telah berbuat kufur atau syirik."
[Hadis sahih] - [Diriwayatkan oleh Tirmiżi - Diriwayatkan oleh Abu Daud - Diriwayatkan oleh Ahmad]

Uraian

Dalam hadis ini, Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengabarkan satu berita yang bermakna larangan, bahwa siapa yang bersumpah dengan berbagai makhluk selain Allah, maka dia telah menjadikan makhluk-makhluk itu sebagai tandingan Allah dan pelakunya menjadi kufur kepada Allah; karena bersumpah dengan sesuatu mengharuskan adanya pengagungan kepadanya. Padahal kebesaran (keagungan) pada hakikatnya adalah bagi Allah semata. Karena itu, tidak boleh bersumpah kecuali dengan-Nya atau salah satu sifat-Nya.

Terjemahan: Inggris Prancis Spanyol Turki Urdu Bosnia Rusia Bengali China Persia Tagalog Indian
Tampilkan Terjemahan
1: Haram bersumpah dengan selain Allah; dan itu adalah kesyirikan dan kekufuran kepada Allah.
2: Pengagungan dengan memakai sumpah adalah hak Allah -Subḥānahu wa Ta'ālā-, sehingga tidak boleh bersumpah kecuali dengan-Nya.
3: Bersumpah dengan selain Allah tidak mengharuskan adanya kafarat karena Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tidak menyebutkan kafarat, hanya mengharuskan adanya tobat dan istigfar.
4: Bersumpah dengan selain Allah hukumnya syirik kecil. Sebagian berpendapat hukumnya syirik besar. Tetapi pendapat yang benar hukumnya syirik kecil, dan itu adalah pendapat mayoritas ulama.