1. Beranda Utama
  2. Klasifikasi
  3. Dakwah dan Ḥisbah

Hadis Akan muncul pemimpin-pemimpin, kalian akan akui sebagian perbuatan mereka dan sebagiannya kalian ingkari. Siapa yang mengakuinya, maka dia telah bebas. Siapa mengingkari, maka dia telah selamat. Tetapi, masalahnya ialah siapa yang setuju dan ikut

عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أُمِّ المُؤمنين رضي الله عنها: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ:
«سَتَكُونُ أُمَرَاءُ فَتَعْرِفُونَ وَتُنْكِرُونَ، فَمَنْ عَرَفَ بَرِئَ، وَمَنْ أَنْكَرَ سَلِمَ، وَلَكِنْ مَنْ رَضِيَ وَتَابَعَ» قَالُوا: أَفَلَا نُقَاتِلُهُمْ؟ قَالَ: «لَا، مَا صَلَّوْا».

Ummul Mukminin Ummu Salamah -raḍiyallāhu 'anhā- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,
"Akan muncul pemimpin-pemimpin, kalian akan akui sebagian perbuatan mereka dan sebagiannya kalian ingkari. Siapa yang mengakuinya, maka dia telah bebas. Siapa mengingkari, maka dia telah selamat. Tetapi, masalahnya ialah siapa yang setuju dan ikut." Para sahabat bertanya, "Tidakkah kami perangi saja mereka?" Beliau bersabda, "Tidak, selama mereka menunaikan salat."

Sahih HR. Muslim Ṣaḥīḥ Muslim - 1854

Uraian

Rasulullah ﷺ mengabarkan bahwa kita akan dikuasai oleh pemimpin-pemimpin, sebagian perbuatan mereka kita akui karena sesuai dengan ajaran syariat, dan sebagiannya kita ingkari karena menyelisihinya. Siapa yang membenci kemungkaran itu dengan hatinya dan tidak mampu mengingkarinya, maka ia telah selamat dari dosa dan kemunafikan. Demikian juga orang yang mampu mengingkari dengan tangan atau lisan lalu mengingkari hal itu pada mereka, maka ia telah selamat dari kemaksiatan dan keikutsertaan di dalamnya. Tetapi, orang yang rida dan mengikuti perbuatan mereka, maka ia akan binasa sebagaimana kebinasaan mereka.
Kemudian mereka bertanya kepada Nabi ﷺ: Tidakkah kita memerangi pemimpin-pemimpin yang seperti itu sifatnya? Namun beliau ﷺ melarang mereka dengan mengatakan: Jangan, selama mereka masih menegakkan salat di tengah-tengah kalian.

Faidah dari Hadis

  1. 1- Di antara bukti kenabian Muhammad ﷺ ialah beliau mengabarkan perkara gaib yang akan terjadi, lalu benar terjadi sebagaimana yang beliau kabarkan.
  2. 2- Tidak boleh meridai kemungkaran maupun ikut serta di dalamnya, melainkan wajib diingkari.
  3. 3- Apabila pemimpin mengadakan sesuatu yang menyelisihi syariat, maka mereka tidak boleh ditaati dalam hal itu.
  4. 4- Tidak boleh memberontak pada penguasa kaum muslimin karena akan melahirkan mudarat, pertumpahan darah, dan hilangnya stabilitas keamanan. Oleh karena itu, bersabar atas kemungkaran dan keburukan para pemimpin yang bermaksiat lebih ringan dari dampak pemberontakan itu.
  5. 5- Salat memiliki kedudukan yang besar karena menjadi pembeda antara kekafiran dan keislaman.

Tampilkan Terjemahan

58 Bahasa
EN English الإنجليزية
UR اردو الأوردية
ES Español الإسبانية
UG ئۇيغۇرچە الأيغورية
BN বাংলা البنغالية
TR Türkçe التركية
RU Русский الروسية
BS Bosanski البوسنية
SI සිංහල السنهالية
HI हिन्दी الهندية
ZH 中文 الصينية
FA فارسی الفارسية
VI Tiếng Việt الفيتنامية
TL Tagalog تجالوج
KU Kurdî الكردية
HA Hausa الهوسا
PT Português البرتغالية
ML മലയാളം المليالم
TE తెలుగు التلغو
SW Kiswahili السواحيلية
TA தமிழ் التاميلية
MY မြန်မာ البورمية
TH ไทย التايلندية
DE Deutsch الألمانية
JA 日本語 اليابانية
PS پښتو بشتو
AS অসমীয়া الأسامية
SQ Shqip الألبانية
SV Svenska السويدية
AM አማርኛ الأمهرية
NL Nederlands الهولندية
GU ગુજરાતી الغوجاراتية
KY Кыргызча القيرقيزية
NE नेपाली النيبالية
YO Yorùbá اليوروبا
LT Lietuvių الليتوانية
PRS دری الدرية
SR Српски الصربية
SO Soomaali الصومالية
TG тоҷикӣ الطاجيكية
RW Kinyarwanda الكينياروندا
RO Română الرومانية
HU Magyar المجرية
CS Čeština التشيكية
MOS Moore الموري
MG Malagasy المالاجاشية
OM Oromoo الأورومو
KN ಕನ್ನಡ الكانادا
WO Wolof الولوف
AZ Azərbaycan الأذربيجانية
UZ O‘zbek الأوزبكية
UK Українська الأوكرانية
KA ქართული الجورجية
MK Македонски المقدونية
KM ភាសាខ្មែរ الخميرية
PA ਪੰਜਾਬੀ البنجابية
MR मराठी الماراثية
KMR Kurmancî الكرمنجية