عن أبي بشير الأنصاري -رضي الله عنه- "أنه كان مع رسول الله -صلى الله عليه وسلم- في بعض أسفاره، فأرسل رسولا أن لا يَبْقَيَنَّ في رقبة بَعِيرٍ قِلادَةٌ من وَتَرٍ (أو قلادة) إلا قطعت".
[صحيح.] - [متفق عليه.]
المزيــد ...

Abu Basyīr Al-Anṣāriy -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, "Bahwasanya dia bersama Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dalam suatu perjalanannya. Lantas beliau mengirim seorang utusan agar tidak membiarkan kalung dari tali busur panah atau kalung apa pun di leher unta, melainkan harus diputuskan."
[Hadis sahih] - [Muttafaq 'alaih]

Uraian

Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dalam suatu perjalanannya mengutus seseorang untuk mengumumkan kepada manusia agar menghilangkan kalung-kalung yang ada di leher unta yang ditujukan untuk mencegah penyakit 'ain dan menolak penyakit; karena tindakan tersebut termasuk kesyirikan yang wajib dilenyapkan.

Terjemahan: Inggris Prancis Spanyol Turki Urdu Bosnia Rusia Bengali China Persia Tagalog Indian Kurdi Hausa Portugis Malayalam Telugu Sawahili
Tampilkan Terjemahan
1: Menggantung benang untuk menolak penyakit hukumnya haram, dan itu termasuk jimat.
2: Menyampaikan kepada manusia hal-hal yang akan menjaga akidah mereka.
3: Kewajiban mengingkari kemungkaran sesuai kemampuan.
4: Menerima hadis ahad.
5: Menolak keyakinan adanya manfaat pada kalung (baca: jimat) dari jenis apa saja.
6: Orang yang menjadi wakil pemimpin menggantikannya pada wewenang yang diberikan kepadanya.
7: Seharusnya tokoh suatu kaum memperhatikan keadaan kaumnya; meninjau dan memperhatikan keadaan mereka.
8: Kewajiban tokoh suatu kaum agar mengurus mereka sesuai yang ditunjukkan oleh syariat; apabila mereka melakukan yang haram maka dicegah, dan apabila mereka melalaikan kewajiban maka dimotivasi.