1. Beranda Utama
  2. Klasifikasi

Hadis Tidak ada ‘adwā (penyakit menular), tidak ada ṭiyarah (merasa sial), dan aku menyukai fa`l (optimis)." Para sahabat bertanya, "Apakah fa’l itu?" Beliau bersabda, "Perkataan yang baik

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رضي الله عنه عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

«لَا عَدْوَى، وَلَا طِيَرَةَ، وَيُعْجِبُنِي الْفَأْلُ» قَالَ قِيلَ: وَمَا الْفَأْلُ؟ قَالَ: «الْكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ».

Anas bin Mālik -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Nabi ﷺ bersabda,
"Tidak ada ‘adwā (penyakit menular), tidak ada ṭiyarah (merasa sial), dan aku menyukai fa`l (optimis)." Para sahabat bertanya, "Apakah fa’l itu?" Beliau bersabda, "Perkataan yang baik."

Sahih Muttafaq 'alaih Ṣaḥīḥ Muslim - 2224

Uraian

Nabi ﷺ mengabarkan bahwa 'adwā (penyakit menular) sebagaimana yang diyakini orang-orang jahiliah, yaitu penyakit yang berpindah sendiri kepada yang lain tanpa ketetapan dari Allah, adalah batil. Demikian juga ṭiyarah adalah batil, yaitu meyakini kesialan lantaran sesuatu yang didengar ataupun dilihat berupa burung, hewan, orang cacat, nomer, hari, dan lain sebagainya. Sengaja disebutkan burung karena itu yang masyhur di kalangan jahiliah, yaitu melepas burung ketika hendak memulai suatu aktivitas seperti safar, dagang, atau lainnya. Jika burung itu terbang ke arah kanan, maka dia optimis dan melanjutkan niatnya, tetapi jika burung itu terbang ke arah kiri maka ia pesimis lalu mengurungkan niatnya. Kemudian beliau ﷺ mengabarkan bahwa beliau lebih suka fa`l, yaitu sesuatu yang melahirkan rasa bahagia dan senang seperti berupa perkataan yang didengar dan menjadikannya berbaik sangka kepada Tuhannya.

Faidah dari Hadis

  1. 1- Tawakal kepada Allah Ta'ala. Tidak ada yang dapat mendatangkan kebaikan kecuali Allah dan tidak ada yang dapat menolak keburukan kecuali Allah.
  2. 2- Larangan ṭiyarah, yaitu sesuatu yang mengakibatkan seorang pesimis dan menghentikan aktivitasnya.
  3. 3- Fa`l bukan termasuk ṭiyarah yang dilarang, tetapi merupakan wujud husnuzan kepada Allah Ta'ala.
  4. 4- Segala sesuatu terjadi dengan ketetapan Allah ﷻ semata, tidak ada sekutu bagi-Nya.

Tampilkan Terjemahan

58 Bahasa
EN English الإنجليزية
UR اردو الأوردية
ES Español الإسبانية
UG ئۇيغۇرچە الأيغورية
BN বাংলা البنغالية
FR Français الفرنسية
TR Türkçe التركية
RU Русский الروسية
BS Bosanski البوسنية
SI සිංහල السنهالية
HI हिन्दी الهندية
ZH 中文 الصينية
FA فارسی الفارسية
VI Tiếng Việt الفيتنامية
TL Tagalog تجالوج
KU Kurdî الكردية
HA Hausa الهوسا
PT Português البرتغالية
ML മലയാളം المليالم
TE తెలుగు التلغو
SW Kiswahili السواحيلية
MY မြန်မာ البورمية
TH ไทย التايلندية
DE Deutsch الألمانية
PS پښتو بشتو
AS অসমীয়া الأسامية
SQ Shqip الألبانية
SV Svenska السويدية
AM አማርኛ الأمهرية
NL Nederlands الهولندية
GU ગુજરાતી الغوجاراتية
KY Кыргызча القيرقيزية
NE नेपाली النيبالية
YO Yorùbá اليوروبا
LT Lietuvių الليتوانية
PRS دری الدرية
SR Српски الصربية
SO Soomaali الصومالية
TG тоҷикӣ الطاجيكية
RW Kinyarwanda الكينياروندا
RO Română الرومانية
HU Magyar المجرية
CS Čeština التشيكية
MOS Moore الموري
MG Malagasy المالاجاشية
IT Italiano الإيطالية
OM Oromoo الأورومو
KN ಕನ್ನಡ الكانادا
WO Wolof الولوف
AZ Azərbaycan الأذربيجانية
UZ O‘zbek الأوزبكية
UK Українська الأوكرانية
KA ქართული الجورجية
MK Македонски المقدونية
KM ភាសាខ្មែរ الخميرية
PA ਪੰਜਾਬੀ البنجابية
MR मराठी الماراثية
KMR Kurmancî الكرمنجية
Klasifikasi
  • . .