1. Beranda Utama
  2. Klasifikasi
  3. Keutamaan dan Adab

Hadis Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat-Mu, berubahnya keselamatan dari-Mu, siksa-Mu yang tiba-tiba, dan semua murka-Mu

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما قَالَ: كَانَ مِنْ دُعَاءِ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
«اللهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ، وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ، وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ، وَجَمِيعِ سَخَطِكَ».

Abdullah bin Umar -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, Di antara doa Rasulullah ﷺ ialah:
"Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat-Mu, berubahnya keselamatan dari-Mu, siksa-Mu yang tiba-tiba, dan semua murka-Mu."

Sahih HR. Muslim Ṣaḥīḥ Muslim - 2739

Uraian

Nabi ﷺ meminta perlindungan dari empat perkara:
Pertama: Allāhumma innī a'ūżu bika min zawāli ni'matika (Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat-Mu); yaitu nikmat agama dan dunia agar aku teguh di atas Islam dan terhindarkan dari terjerumus ke dalam kemaksiatan yang akan menghilangkan nikmat.
Kedua: Wa taḥawwuli 'āfiyatika (berubahnya keselamatan dari-Mu); lantaran Engkau menggantikannya dengan musibah. Aku memohon kepada-Mu keselamatan yang berkelanjutan sekaligus keselamatan dari berbagai penyakit.
Ketiga: Wa fujā`a niqmatika (siksa-Mu yang tiba-tiba); berupa ujian dan musibah, sebab jika siksa dan azab datang tiba-tiba dan aku dalam keadaan lengah, maka tidak ada waktu untuk bertobat dan memperbaiki diri, bahkan petakanya lebih besar dan lebih dahsyat.
Keempat: Wa jamī'i sakhaṭika (dan semua murka-Mu); yaitu semua sebab yang mengakibatkan murka-Mu, karena siapa yang Engkau murkai maka ia telah rugi dan sengsara.
Beliau ﷺ menggunakan kata "semua" agar mencakup semua sebab kemurkaan Allah Ta'ala berupa perkataan, perbuatan, dan keyakinan.

Faidah dari Hadis

  1. 1- Kebergantungan Nabi ﷺ kepada Allah Ta'ala.
  2. 2- Doa perlindungan yang penuh berkah ini mengandung permintaan taufik untuk mensyukuri nikmat dan penjagaan dari terjerumus ke dalam kemaksiatan karena ia dapat menghilangkan nikmat.
  3. 3- Bersungguh-sungguh menjauhi sebab-sebab murka Allah Ta'ala.
  4. 4- Nabi ﷺ berlindung dari siksa Allah Ta'ala yang bersifat tiba-tiba karena apabila Allah membalas hamba maka Dia telah menimpakan kepadanya keburukan yang tidak mungkin ia tolak dan tidak mungkin ditolak dengan bantuan seluruh makhluk, sekalipun mereka semua bersatu.
  5. 5- Nabi ﷺ berlindung dari hilangnya keselamatan dari Allah ﷻ, hal itu karena ketika Allah memberinya keafiatan maka ia telah meraih kebaikan dunia dan akhirat, tetapi ketika itu beralih darinya maka ia telah ditimpa keburukan dunia dan akhirat karena keafiatan adalah sebab kebaikan agama dan dunia.

Tampilkan Terjemahan

50 Bahasa
EN English الإنجليزية
UR اردو الأوردية
ES Español الإسبانية
BN বাংলা البنغالية
TR Türkçe التركية
RU Русский الروسية
BS Bosanski البوسنية
SI සිංහල السنهالية
HI हिन्दी الهندية
ZH 中文 الصينية
FA فارسی الفارسية
VI Tiếng Việt الفيتنامية
TL Tagalog تجالوج
KU Kurdî الكردية
HA Hausa الهوسا
PT Português البرتغالية
ML മലയാളം المليالم
TE తెలుగు التلغو
SW Kiswahili السواحيلية
TA தமிழ் التاميلية
MY မြန်မာ البورمية
TH ไทย التايلندية
DE Deutsch الألمانية
PS پښتو بشتو
AS অসমীয়া الأسامية
SQ Shqip الألبانية
SV Svenska السويدية
AM አማርኛ الأمهرية
NL Nederlands الهولندية
GU ગુજરાતી الغوجاراتية
KY Кыргызча القيرقيزية
NE नेपाली النيبالية
LT Lietuvių الليتوانية
PRS دری الدرية
SR Српски الصربية
TG тоҷикӣ الطاجيكية
RW Kinyarwanda الكينياروندا
RO Română الرومانية
HU Magyar المجرية
MOS Moore الموري
MG Malagasy المالاجاشية
OM Oromoo الأورومو
KN ಕನ್ನಡ الكانادا
WO Wolof الولوف
UK Українська الأوكرانية
KA ქართული الجورجية
MK Македонски المقدونية
KM ភាសាខ្មែរ الخميرية
PA ਪੰਜਾਬੀ البنجابية
MR मराठी الماراثية