عَنْ ‌أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ:
«سَيَكُونُ فِي آخِرِ أُمَّتِي أُنَاسٌ يُحَدِّثُونَكُمْ مَا لَمْ تَسْمَعُوا أَنْتُمْ وَلَا آبَاؤُكُمْ، فَإِيَّاكُمْ وَإِيَّاهُمْ».

[صحيح] - [رواه مسلم] - [صحيح مسلم: 6]
المزيــد ...

Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan dari Rasulullah ﷺ, bahwa beliau bersabda,
"Akan ada di akhir umatku orang-orang yang menyampaikan kepada kalian sesuatu yang belum pernah kalian maupun nenek moyang kalian dengar. Sebab itu, janganlah kalian mendekati mereka."

[Sahih] - [HR. Muslim] - [Ṣaḥīḥ Muslim - 6]

Uraian

Nabi ﷺ mengabarkan, akan muncul di akhir umat beliau orang-orang yang mengarang kebohongan dan mengatakan sesuatu yang belum pernah diucapkan oleh seorang pun sebelum mereka, termasuk menyampaikan hadis-hadis dusta yang dikarang. Beliau ﷺ lalu memerintahkan kita untuk menjauhi mereka, tidak duduk di majelis mereka dan tidak mendengar hadis-hadis mereka, agar hadis palsu tersebut tidak masuk ke dalam hati lalu kita tidak mampu berlepas diri darinya.

Faidah dari Hadis

  1. 1- Di dalamnya terkandung tanda kenabian, yaitu Nabi ﷺ mengabarkan sesuatu yang akan terjadi pada umat beliau lalu ia terjadi sebagaimana dikabarkan.
  2. 2- Menjauhi orang yang berdusta atas nama Rasulullah ﷺ dan atas nama agama Islam serta tidak mendengarkan kedustaan mereka.
  3. 3- Peringatan agar tidak menerima hadis-hadis atau menyebarkannya kecuali setelah memastikan kesahihan dan kevalidannya.
Tampilkan Terjemahan
Bahasa: Inggris Urdu Spanyol Tampilan lengkap... (58)