1. Beranda Utama
  2. Klasifikasi

Hadis Perumpamaan orang yang mengingat Tuhannya dengan orang yang tidak mengingat-Nya, seperti perbandingan orang hidup dengan orang mati

عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

«مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لاَ يَذْكُرُ رَبَّهُ، مَثَلُ الحَيِّ وَالمَيِّتِ»، ولفظ مسلم: «مَثَلُ الْبَيْتِ الَّذِي يُذْكَرُ اللهُ فِيهِ، وَالْبَيْتِ الَّذِي لَا يُذْكَرُ اللهُ فِيهِ، مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ».

Abu Musa -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Nabi ﷺ bersabda,
"Perumpamaan orang yang mengingat Tuhannya dengan orang yang tidak mengingat-Nya, seperti perbandingan orang hidup dengan orang mati." Dalam redaksi Muslim disebutkan: "Perumpamaan rumah yang di dalamnya ada zikir kepada Allah dan rumah yang di dalamnya tidak ada zikir kepada Allah, seperti perbandingan orang yang hidup dengan orang yang mati."

Sahih Muttafaq 'alaih Ṣaḥīḥ Bukhari - 6407

Uraian

Nabi ﷺ menjelaskan perbedaan antara orang yang berzikir kepada Allah Ta'ala dengan orang yang tidak berzikir, yaitu seperti perbedaan antara orang yang hidup dengan orang mati dalam hal manfaatnya dan keindahan penampilannya. Perumpamaan orang yang berzikir mengingat Tuhannya seperti orang hidup yang memiliki penampilan lahiriah yang indah lantaran cahaya kehidupan, demikian juga batinnya hidup dengan cahaya pengetahuan dan memiliki manfaat. Sedangkan perumpamaan orang yang tidak berzikir kepada Allah seperti orang mati yang lahirnya tidak berguna, batinnya kosong dan tidak memiliki manfaat.
Demikian juga halnya dengan rumah, disifati sebagai rumah yang hidup jika para penghuninya berzikir kepada Allah. Jika tidak, maka rumah itu adalah rumah mati karena kelalaian penghuninya dari mengingat Allah. Jika disebutkan kata hidup dan mati dalam menyifati rumah, maka maksudnya adalah penghuninya.

Faidah dari Hadis

  1. 1- Motivasi untuk berzikir kepada Allah dan peringatan dari melalaikannya.
  2. 2- Zikir adalah sumber kehidupan roh, sebagaimana roh adalah sumber kehidupan badan.
  3. 3- Di antara petunjuk Nabi ﷺ ialah membuat perumpamaan agar membuat sesuatu yang abstrak lebih mudah dipahami.
  4. 4- An-Nawawiy berkata, "Di dalamnya terkandung anjuran untuk berzikir kepada Allah Ta'ala di rumah dan agar tidak dikosongkan dari zikir."
  5. 5- An-Nawawiy berkata, "Di dalamnya terkandung pelajaran bahwa panjang umur dalam ketaatan adalah sebuah keutamaan, meskipun dia mati, maka dia sedang berpindah menuju kebaikan. Hal itu karena orang yang hidup akan menyusul dan menambahnya dengan sebab ketaatan yang dikerjakannya."

Tampilkan Terjemahan

52 Bahasa
EN English الإنجليزية
UR اردو الأوردية
ES Español الإسبانية
UG ئۇيغۇرچە الأيغورية
BN বাংলা البنغالية
FR Français الفرنسية
TR Türkçe التركية
RU Русский الروسية
BS Bosanski البوسنية
SI සිංහල السنهالية
HI हिन्दी الهندية
ZH 中文 الصينية
FA فارسی الفارسية
VI Tiếng Việt الفيتنامية
TL Tagalog تجالوج
KU Kurdî الكردية
HA Hausa الهوسا
PT Português البرتغالية
ML മലയാളം المليالم
TE తెలుగు التلغو
SW Kiswahili السواحيلية
TA தமிழ் التاميلية
MY မြန်မာ البورمية
TH ไทย التايلندية
DE Deutsch الألمانية
PS پښتو بشتو
AS অসমীয়া الأسامية
SQ Shqip الألبانية
SV Svenska السويدية
AM አማርኛ الأمهرية
NL Nederlands الهولندية
GU ગુજરાતી الغوجاراتية
NE नेपाली النيبالية
YO Yorùbá اليوروبا
LT Lietuvių الليتوانية
PRS دری الدرية
SR Српски الصربية
TG тоҷикӣ الطاجيكية
RW Kinyarwanda الكينياروندا
RO Română الرومانية
HU Magyar المجرية
MOS Moore الموري
MG Malagasy المالاجاشية
OM Oromoo الأورومو
KN ಕನ್ನಡ الكانادا
WO Wolof الولوف
UK Українська الأوكرانية
KA ქართული الجورجية
MK Македонски المقدونية
KM ភាសាខ្មែរ الخميرية
PA ਪੰਜਾਬੀ البنجابية
MR मराठी الماراثية
Klasifikasi
  • .