1. Beranda Utama
  2. Klasifikasi
  3. Keutamaan dan Adab

Hadis Rasulullah ﷺ biasa mengucapkan dalam sujud beliau, "Allāhumma-gfir lī żanbī kullahu; diqqahu wa jillahu, wa awwalahu wa ākhirahu, wa 'alāniyatahu wa sirrahu (Ya Allah! Ampunilah dosaku semuanya yang kecil maupun yang besar, yang pertama maupun yang terakhir, yang tampak maupun yang tersembunyi)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه:
أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ فِي سُجُودِهِ: «اللهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ دِقَّهُ، وَجِلَّهُ، وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّهُ».

Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan,
Rasulullah ﷺ biasa mengucapkan dalam sujud beliau, "Allāhumma-gfir lī żanbī kullahu; diqqahu wa jillahu, wa awwalahu wa ākhirahu, wa 'alāniyatahu wa sirrahu (Ya Allah! Ampunilah dosaku semuanya yang kecil maupun yang besar, yang pertama maupun yang terakhir, yang tampak maupun yang tersembunyi)."

Sahih HR. Muslim Ṣaḥīḥ Muslim - 483

Uraian

Nabi ﷺ biasa berdoa di dalam sujudnya dengan membaca: Allāhumma-gfir lī żanbī (Ya Allah, ampunilah dosaku); yaitu dengan menutupinya dan Engkau melindungiku dari dampaknya dengan memaafkan dan melewatkannya .. kullahu (semuanya) .. diqqahu (yang kecil); yakni dosa yang kecil dan yang sedikit .. wa jillahu (maupun yang besar); yakni dosa yang besar dan yang banyak .. wa awwalahu (yang pertama); yakni dosa yang pertama .. wa ākhirahu (maupun yang terakhir), demikian juga dosa antara keduanya .. wa 'alāniyatahu wa sirrahu (yang tampak maupun yang tersembunyi); yang tidak mengetahuinya kecuali Engkau, aku menyucikan-Mu.

Faidah dari Hadis

  1. 1- Ibnul-Qayyim berkata, "Meminta pengampunan dosa yang kecil dan yang besar, yang sedikit dan yang banyak, yang pertama dan yang terakhir, yang tersembunyi dan yang tampak. Penyebutan secara umum dan universal ini bertujuan agar pemberian tobat berlaku pada dosa yang telah dilakukan hamba dan yang belum dilakukannya."
  2. 2- Ada yang mengatakan bahwa penyebutan dosa kecil terlebih dahulu sebelum yang besar ialah karena orang yang meminta akan meminta secara berjenjang dari yang rendah ke yang tinggi. Juga, karena dosa besar biasanya tumbuh dari terus-menerus melakukan dosa kecil dan sikap tidak menghiraukannya; sehingga ia seolah menjadi sarana menuju dosa besar, dan sarana itu patut untuk didahulukan, baik dalam penetapannya maupun penghilangannya.
  3. 3- Berdoa kepada Allah Ta'ala dan meminta ampunan dari semua dosa, yang kecil maupun yang besar.
  4. 4- An-Nawawiy berkata, "Pelajaran agar menguatkan doa dan memperbanyak lafalnya sekalipun sebagian lafal telah mewakili yang lain."

Tampilkan Terjemahan

45 Bahasa
EN English الإنجليزية
UR اردو الأوردية
ES Español الإسبانية
BN বাংলা البنغالية
TR Türkçe التركية
RU Русский الروسية
BS Bosanski البوسنية
SI සිංහල السنهالية
HI हिन्दी الهندية
ZH 中文 الصينية
FA فارسی الفارسية
VI Tiếng Việt الفيتنامية
TL Tagalog تجالوج
KU Kurdî الكردية
HA Hausa الهوسا
PT Português البرتغالية
ML മലയാളം المليالم
TE తెలుగు التلغو
SW Kiswahili السواحيلية
TA தமிழ் التاميلية
MY မြန်မာ البورمية
TH ไทย التايلندية
DE Deutsch الألمانية
PS پښتو بشتو
AS অসমীয়া الأسامية
SQ Shqip الألبانية
SV Svenska السويدية
AM አማርኛ الأمهرية
NL Nederlands الهولندية
GU ગુજરાતી الغوجاراتية
NE नेपाली النيبالية
PRS دری الدرية
SR Српски الصربية
RO Română الرومانية
HU Magyar المجرية
MOS Moore الموري
MG Malagasy المالاجاشية
KN ಕನ್ನಡ الكانادا
WO Wolof الولوف
UK Українська الأوكرانية
KA ქართული الجورجية
MK Македонски المقدونية
KM ភាសាខ្មែរ الخميرية
PA ਪੰਜਾਬੀ البنجابية
MR मराठी الماراثية