Petunjuk Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-

28Daftar Hadis 6Kategori

Daftar Hadis 28

Rasulullah ﷺ senang memulai dengan kanan dalam mengenakan sandal, bersisir, bersuci, dan dalam segala urusannya
Aku menghafal dari Nabi ﷺ sepuluh rakaat
Nabi ﷺ biasa menggosok mulutnya dengan siwak ketika bangun pada malam hari
Lā ilāha illallāh (Tiada ilah yang berhak disembah selain Allah)! Celakalah orang-orang Arab karena adanya keburukan yang telah dekat. Hari ini telah dibuka sebesar ini dari tembok penghalang Yakjuj dan Makjuj
Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- sedang dalam perjalanan, lalu beliau melaksanakan salat Isya. Di salah satu rakaatnya beliau membaca surah At-Tīn. Aku tidak pernah mendengar seorang pun yang suaranya atau bacaannya lebih indah dari beliau.
Apabila Nabi ﷺ melaksanakan salat, beliau merenggangkan antara kedua tangannya hingga terlihat warna putih ketiaknya
Aku pernah mandi bersama Nabi ﷺ dari satu bejana. Saat itu kami berdua sedang junub. Beliau pernah menyuruhku (memakai kain) lalu aku pun memakainya, lalu beliau mencumbuiku padahal aku sedang haid
Rasulullah ﷺ pernah masuk toilet, lalu aku dan seorang anak sebayaku membawa wadah berisi air dan sebuah tongkat. Lantas beliau beristinja dengan air tersebut
Aku bermimpi sedang bersiwak dengan sepotong kayu siwak. Tiba-tiba ada dua orang mendatangiku, salah satu dari mereka lebih tua dari yang lain. Aku memberikan kayu siwak kepada orang yang lebih muda. Lantas dikatakan kepadaku, "Dahulukan yang lebih tua!" Aku pun memberikannya kepada orang yang lebih tua."
Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- biasa berbuka (tidak berpuasa sunah) dalam satu bulan hingga kami mengira bahwa beliau tidak berpuasa sedikitpun selama bulan itu. Dan beliau juga pernah berpuasa (sunah) terus hingga kami mengira bahwa beliau tidak pernah berbuka sama sekali dalam bulan itu. Dan tidaklah engkau ingin melihat beliau pada suatu malam dalam keadaan salat, melainkan engkau melihatnya. Sebaliknya, tidaklah engkau ingin melihat beliau dalam keadaan tidur, melainkan engkau melihatnya juga.
Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- melarang puasa wiṣāl (puasa terus menerus tanpa ‎berbuka). Orang-orang berkata, “Namun, bukankah anda melakukan puasa wiṣāl?” Beliau ‎bersabda, “Sungguh aku tidak sama seperti keadaan kalian, karena aku diberi makan dan minum.”
Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- biasa berdiri di atas sebatang pohon (kurma) ketika berkhotbah. Setelah dibuatkan mimbar, kami mendengar sesuatu pada batang pohon (kurma) tersebut seperti suara binatang yang bunting sehingga Nabi-ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- turun lalu meletakan tangannya padanya. Setelah itu, batang pohon itu pun diam.
Keluarga Muhammad ﷺ tidak pernah makan dua kali dalam sehari melainkan salah satunya adalah kurma
Sejak tiba di Madinah, keluarga Muhammad ﷺ tidak pernah kenyang dengan makanan gandum selama tiga malam berturut-turut hingga beliau diwafatkan
Kasur Rasulullah ﷺ terbuat dari kulit yang diisi sabut
Rasulullah ﷺ ketika wafat tidak meningalkan dirham, dinar, budak laki-laki atau perempuan, atau sesuatu apa pun lainnya, kecuali bagal berwarna putih milik beliau, senjatanya, serta tanah yang sudah disedekahkan
Sesungguhnya aku tidak diutus sebagai orang yang gemar melaknat, tetapi aku diutus sebagai kasih sayang
Suatu malam aku salat bersama Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Beliau terus berdiri (lama) sampai aku bermaksud untuk melakukan sesuatu yang jelek." Ibnu Mas'ūd ditanya, "Apa yang hendak engkau lakukan?" Ia menjawab, "Aku bermaksud untuk duduk dan meninggalkan beliau."
Mengapa sebagian orang mengatakan begini dan begini?! Padahal, aku ini salat dan tidur, puasa dan berbuka, serta menikahi wanita. Siapa yang tidak menyukai Sunnahku, maka dia bukan dari golonganku