1. Beranda Utama
  2. Klasifikasi
  3. Fikih dan Uṣūl Fikih

Hadis Letakkanlah tanganmu pada bagian tubuhmu yang sakit dan bacalah: 'Bismillāh', sebanyak tiga kali. Kemudian bacalah sebanyak tujuh kali: A'ūżu billāhi wa qudratihi min syarri mā ajidu wa uḥāżir (Aku berlindung dengan keagungan dan kekuasaan Allah dari keburukan apa yang aku dapatkan dan yang aku takutkan)

عَنْ عُثْمَانَ بْنِ أَبِي الْعَاصِ الثَّقَفِيِّ رضي الله عنه أَنَّهُ شَكَا إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَعًا يَجِدُهُ فِي جَسَدِهِ مُنْذُ أَسْلَمَ، فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
«ضَعْ يَدَكَ عَلَى الَّذِي تَأَلَّمَ مِنْ جَسَدِكَ، وَقُلْ بِاسْمِ اللهِ ثَلَاثًا، وَقُلْ سَبْعَ مَرَّاتٍ أَعُوذُ بِاللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ».

Uṡmān bin Abil-Āṣ aṡ-Ṡaqafiy -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa dia mengeluhkan rasa sakit yang dia rasakan di tubuhnya sejak masuk Islam kepada Rasulullah ﷺ. Maka Rasulullah ﷺ bersabda kepadanya,
"Letakkanlah tanganmu pada bagian tubuhmu yang sakit dan bacalah: 'Bismillāh', sebanyak tiga kali. Kemudian bacalah sebanyak tujuh kali: A'ūżu billāhi wa qudratihi min syarri mā ajidu wa uḥāżir (Aku berlindung dengan keagungan dan kekuasaan Allah dari keburukan apa yang aku dapatkan dan yang aku takutkan)."

Sahih HR. Muslim Ṣaḥīḥ Muslim - 2202

Uraian

Uṡmān bin Abil-Āṣ -raḍiyallāhu 'anhu- ditimpa sakit yang hampir membinasakannya, sehingga Nabi ﷺ menjenguknya dan mengajarinya sebuah doa yang menjadi sebab Allah mengangkat penyakit yang menimpanya, yaitu agar ia meletakkan tangan di atas bagian yang sakit dan membaca, "Bismillāh" sebanyak tiga kali, dilanjutkan tujuh kali membaca: A'ūżu (aku berlindung); aku menyelamatkan diri dan melindungi diri .. billāhi wa qudratihi min syarri mā ajidu (kepada Allah dan kekuatan-Nya dari keburukan apa yang kudapatkan) berupa sakit yang kuderita sekarang .. wa uḥāżir (dan yang aku takutkan); yaitu yang aku khawatirkan kejadiannya di masa depan seperti sedih dan takut, atau berlanjutnya penyakit ini dan rasa sakitnya meluas pada seluruh tubuh.

Faidah dari Hadis

  1. 1- Anjuran melakukan ruqyah sendiri, sebagaimana yang disebutkan dalam hadis.
  2. 2- Keluhan tanpa disertai rasa marah dan sikap tidak rela tidak menafikan tawakal dan sabar.
  3. 3- Doa termasuk tindakan melakukan sebab, oleh karena itu harus komitmen dengan lafaz dan bilangannya.
  4. 4- Doa ini berlaku untuk semua sakit pada organ.
  5. 5- Meletakkan tangan pada bagian yang sakit saat melakukan ruqyah dengan doa ini.

Tampilkan Terjemahan

50 Bahasa
EN English الإنجليزية
UR اردو الأوردية
ES Español الإسبانية
BN বাংলা البنغالية
TR Türkçe التركية
RU Русский الروسية
BS Bosanski البوسنية
SI සිංහල السنهالية
HI हिन्दी الهندية
ZH 中文 الصينية
FA فارسی الفارسية
VI Tiếng Việt الفيتنامية
TL Tagalog تجالوج
KU Kurdî الكردية
HA Hausa الهوسا
PT Português البرتغالية
ML മലയാളം المليالم
TE తెలుగు التلغو
SW Kiswahili السواحيلية
TA தமிழ் التاميلية
MY မြန်မာ البورمية
TH ไทย التايلندية
DE Deutsch الألمانية
PS پښتو بشتو
AS অসমীয়া الأسامية
SQ Shqip الألبانية
SV Svenska السويدية
AM አማርኛ الأمهرية
NL Nederlands الهولندية
GU ગુજરાતી الغوجاراتية
KY Кыргызча القيرقيزية
NE नेपाली النيبالية
LT Lietuvių الليتوانية
PRS دری الدرية
SR Српски الصربية
TG тоҷикӣ الطاجيكية
RW Kinyarwanda الكينياروندا
RO Română الرومانية
HU Magyar المجرية
MOS Moore الموري
MG Malagasy المالاجاشية
OM Oromoo الأورومو
KN ಕನ್ನಡ الكانادا
WO Wolof الولوف
UK Українська الأوكرانية
KA ქართული الجورجية
MK Македонски المقدونية
KM ភាសាខ្មែរ الخميرية
PA ਪੰਜਾਬੀ البنجابية
MR मराठी الماراثية