1. Beranda Utama
  2. Klasifikasi
  3. Fikih dan Uṣūl Fikih

Hadis Aku bertanya kepada Aisyah, "Mengapa wanita haid harus mengqada puasa dan tidak mengqada salat?

عَنْ مُعَاذَةَ قَالَتْ:
سَأَلْتُ عَائِشَةَ، فَقُلْتُ: مَا بَالُ الْحَائِضِ تَقْضِي الصَّوْمَ، وَلَا تَقْضِي الصَّلَاةَ؟ فَقَالَتْ: أَحَرُورِيَّةٌ أَنْتِ؟ قُلْتُ: لَسْتُ بِحَرُورِيَّةٍ، وَلَكِنِّي أَسْأَلُ. قَالَتْ: كَانَ يُصِيبُنَا ذَلِكَ، فَنُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّوْمِ، وَلَا نُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّلَاةِ.

Mu'āżah berkata,
Aku bertanya kepada Aisyah, "Mengapa wanita haid harus mengqada puasa dan tidak mengqada salat?" Aisyah bertanya, "Apakah engkau wanita Ḥarūriyyah (Khawarij)?" Aku menjawab, "Aku bukan wanita Ḥarūriyyah. Tetapi, aku hanya bertanya." Ia berkata, "Dulu kami juga mengalaminya. Kami diperintahkan untuk mengqada puasa dan tidak diperintahkan untuk mengqada salat."

Sahih Muttafaq 'alaih Ṣaḥīḥ Muslim - 335

Uraian

Mu'āżah al-'Adawiyah -raḍiyallāhu 'anhā- bertanya kepada Ummul Mukminin Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā-, "Mengapa wanita haid harus mengqada puasa dan tidak mengqada salat?" Aisyah balik bertanya, "Apakah engkau wanita dari golongan Khawarij Ḥarūriyyah yang suka bertanya untuk menolak dan memaksa diri?" Mu'āżah menjawab, "Aku bukan wanita Ḥarūriyyah. Tetapi aku hanya bertanya." Aisyah berkata, "Dulu kami juga mengalami haid bersama Nabi ﷺ. Kami diperintahkan untuk mengqada puasa, tetapi tidak diperintahkan untuk mengqada salat."

Faidah dari Hadis

  1. 1- Mengingkari setiap orang yang bertanya dengan tujuan menolak atau mendebat.
  2. 2- Al-Ḥarūriyyah adalah sebutan bagi kelompok yang dinisbahkan kepada sebuah daerah di dekat Kufah bernama Ḥarūrā’. Mereka merupakan salah satu golongan dari kaum Khawarij. Aisyah menyamakan penanya dengan kelompok tersebut karena sikap keras mereka dalam urusan, banyaknya pertanyaan, serta sikap keras kepala di dalamnya.
  3. 3- Penjelasan seorang guru kepada orang yang datang untuk belajar dan meminta bimbingan.
  4. 4- Menjawab dengan teks dalil lebih utama, karena Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- tidak menyinggung makna yang ditanyakan oleh si penanya. Hal itu karena jawaban berdasarkan dalil lebih menutup ruang bantahan.
  5. 5- Tunduk kepada keputusan Allah dan Rasulullah ﷺ sekalipun kita tidak tahu hikmahnya.
  6. 6- An-Nawawi berkata, "Makna perkataan Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- yaitu sekelompok orang Khawarij mewajibkan wanita haid untuk mengqada salat yang terlewatkan di masa haid, dan itu menyelisihi ijmak kaum muslimin. Pertanyaan yang ditanyakan oleh Aisyah merupakan pertanyaan pengingkaran. Maksudnya: ini adalah prinsip kelompok Harūriyyah, dan itu adalah seburuk-buruk prinsip."

Tampilkan Terjemahan

37 Bahasa
EN English الإنجليزية
UR اردو الأوردية
ES Español الإسبانية
UG ئۇيغۇرچە الأيغورية
BN বাংলা البنغالية
TR Türkçe التركية
RU Русский الروسية
BS Bosanski البوسنية
SI සිංහල السنهالية
HI हिन्दी الهندية
ZH 中文 الصينية
FA فارسی الفارسية
VI Tiếng Việt الفيتنامية
TL Tagalog تجالوج
KU Kurdî الكردية
HA Hausa الهوسا
PT Português البرتغالية
ML മലയാളം المليالم
TE తెలుగు التلغو
SW Kiswahili السواحيلية
MY မြန်မာ البورمية
TH ไทย التايلندية
PS پښتو بشتو
AS অসমীয়া الأسامية
AM አማርኛ الأمهرية
NL Nederlands الهولندية
GU ગુજરાતી الغوجاراتية
PRS دری الدرية
SR Српски الصربية
RO Română الرومانية
HU Magyar المجرية
KN ಕನ್ನಡ الكانادا
KA ქართული الجورجية
MK Македонски المقدونية
KM ភាសាខ្មែរ الخميرية
PA ਪੰਜਾਬੀ البنجابية
MR मराठी الماراثية