عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا:
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَهُوَ عَلَى المِنْبَرِ، وَذَكَرَ الصَّدَقَةَ، وَالتَّعَفُّفَ، وَالمَسْأَلَةَ: «اليَدُ العُلْيَا خَيْرٌ مِنَ اليَدِ السُّفْلَى، فَاليَدُ العُلْيَا: هِيَ المُنْفِقَةُ، وَالسُّفْلَى: هِيَ السَّائِلَةُ».

[صحيح] - [متفق عليه] - [صحيح البخاري: 1429]
المزيــد ...

Abdullah bin Umar -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan:
Rasulullah ﷺ bersabda saat beliau di atas mimbar ketika berbicara tentang sedekah dan menjaga diri agar tidak meminta-minta, "Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Tangan di atas adalah yang bersedekah, sedangkan tangan di bawah adalah yang meminta."

[Sahih] - [Muttafaq 'alaih] - [Ṣaḥīḥ Bukhari - 1429]

Uraian

Nabi ﷺ berpidato di atas mimbar tentang sedekah serta menjaga kehormatan diri dari perbuatan meminta-minta, kemudian beliau bersabda, "Tangan di atas yang berinfak dan memberi lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada tangan di bawah yang meminta-minta."

Faidah dari Hadis

  1. 1- Keutamaan memberi dan berinfak di semua bidang kebaikan serta celaan terhadap perbuatan meminta-minta.
  2. 2- Anjuran untuk menjaga diri dari perbuatan meminta-minta dan tidak bergantung kepada orang lain sekaligus anjuran kepada akhlak luhur dan meninggalkan hal-hal yang rendah, karena Allah mencintai perkara-perkara yang mulia.
  3. 3- Tangan terbagi menjadi empat jenis dalam hal kebaikan sebagai berikut: yang paling tinggi adalah tangan yang memberi, kemudian yang tidak mau mengambil, kemudian yang mengambil tanpa meminta, kemudian yang paling rendah adalah tangan yang meminta.
Tampilkan Terjemahan
Bahasa: Inggris Urdu Spanyol Tampilan lengkap... (35)
Tampilan lengkap...