1. Beranda Utama
  2. Klasifikasi
  3. Fikih dan Uṣūl Fikih

Hadis Sungguh, seandainya salah seorang dari kalian mengambil seutas tali kemudian kembali dengan memikul ‎seikat kayu bakar di atas punggungnya lalu menjualnya sehingga dengan hal itu Allah ‎menjaga wajahnya, hal itu lebih baik baginya daripada dia ‎meminta-minta kepada sesama manusia, baik mereka memberinya atau ‎menolaknya.‎

عَنِ الزُّبَيْرِ بْنِ العَوَّامِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
«لَأَنْ يَأْخُذَ أَحَدُكُمْ حَبْلَهُ، فَيَأْتِيَ بِحُزْمَةِ الحَطَبِ عَلَى ظَهْرِهِ، فَيَبِيعَهَا، فَيَكُفَّ اللَّهُ بِهَا وَجْهَهُ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ النَّاسَ أَعْطَوْهُ أَوْ مَنَعُوهُ».

Zubair bin al-Awwām -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan: Nabi ﷺ bersabda,
"Sungguh, seandainya salah seorang dari kalian mengambil seutas tali kemudian kembali dengan memikul ‎seikat kayu bakar di atas punggungnya lalu menjualnya sehingga dengan hal itu Allah ‎menjaga wajahnya, hal itu lebih baik baginya daripada dia ‎meminta-minta kepada sesama manusia, baik mereka memberinya atau ‎menolaknya.‎"

Sahih HR. Bukhari Ṣaḥīḥ Bukhari - 1471

Uraian

Nabi ﷺ menjelaskan bahwa seseorang yang bekerja apa saja, sekali pun hanya membawa tali lalu mengumpulkan kayu bakar dan dipikul di atas punggungnya lantas menjualnya untuk keperluan makan atau bersedekah, lantas dengan itu ia berhasil tidak bergantung pada manusia serta menjaga mukanya dari kehinaan meminta-minta, hal itu lebih baik baginya daripada meminta-minta kepada manusia lalu mereka memberinya atau menolaknya. Alasannya adalah karena meminta-minta kepada manusia adalah kehinaan, sementara orang beriman itu mulia, tidak hina.

Faidah dari Hadis

  1. 1- Anjuran untuk menjaga dan menghindarkan diri dari perbuatan minta-minta.
  2. 2- Motivasi untuk bekerja guna menghasilkan rezeki sekali pun pekerjaan sederhana dan rendah dalam pandangan orang lain.
  3. 3- Islam memusuhi perbuatan minta-minta dan pengangguran. Oleh karena itu, Islam mewajibkan berusaha dan bekerja walaupun berat, seperti mengumpulkan kayu bakar.
  4. 4- Tidak halal meminta-minta saat mampu bekerja dan mencari rezeki.
  5. 5- Meminta kepada pemimpin ketika ada kebutuhan hukumnya boleh. Allah ﷻ berfirman, "Tidak ada (dosa) atas orang-orang yang datang kepadamu (Muhammad) agar engkau memberi kendaraan kepada mereka, lalu engkau berkata, 'Aku tidak memperoleh kendaraan untuk membawamu,' lalu mereka kembali sedang mata mereka bercucuran air mata karena sedih, disebabkan mereka tidak memperoleh apa yang akan mereka infakkan (untuk ikut berperang)."
  6. 6- Orang yang terpaksa meminta karena tidak mampu bekerja termasuk mengumpulkan kayu bakar, ia diperbolehkan meminta, namun tidak boleh memaksa. Allah ﷻ berfirman, "Mereka tidak meminta secara paksa kepada orang lain." [QS. Al-Baqarah: 273]
  7. 7- An-Nawawi berkata, "Di dalam hadis ini terdapat anjuran untuk bersedekah, makan dari hasil kerja sendiri, dan mencari rezeki lewat cara-cara yang halal."

Tampilkan Terjemahan

37 Bahasa
EN English الإنجليزية
UR اردو الأوردية
ES Español الإسبانية
UG ئۇيغۇرچە الأيغورية
BN বাংলা البنغالية
TR Türkçe التركية
RU Русский الروسية
BS Bosanski البوسنية
SI සිංහල السنهالية
HI हिन्दी الهندية
ZH 中文 الصينية
FA فارسی الفارسية
VI Tiếng Việt الفيتنامية
TL Tagalog تجالوج
KU Kurdî الكردية
HA Hausa الهوسا
PT Português البرتغالية
ML മലയാളം المليالم
TE తెలుగు التلغو
SW Kiswahili السواحيلية
MY မြန်မာ البورمية
TH ไทย التايلندية
PS پښتو بشتو
AS অসমীয়া الأسامية
AM አማርኛ الأمهرية
NL Nederlands الهولندية
GU ગુજરાતી الغوجاراتية
PRS دری الدرية
SR Српски الصربية
RO Română الرومانية
HU Magyar المجرية
KN ಕನ್ನಡ الكانادا
KA ქართული الجورجية
MK Македонски المقدونية
KM ភាសាខ្មែរ الخميرية
PA ਪੰਜਾਬੀ البنجابية
MR मराठी الماراثية