1. Beranda Utama
  2. Klasifikasi
  3. Keutamaan dan Adab

Hadis Celakalah orang yang berbicara lalu berdusta untuk membuat orang lain tertawa. Celakalah dia, celakalah dia

عن معاوية بن حيدة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : «ويل للذي يحدث فيكذب؛ ليضحك به القوم، ويل له، ثم ويل له».

Dari Mu'awiyah bin Ḥaidah -raḍiyallāhu 'anhu- secara marfū', “Celakalah orang yang berbicara lalu berdusta untuk membuat orang lain tertawa. Celakalah dia, celakalah dia.”

Hadis hasan Diriwayatkan oleh Tirmiżi - Diriwayatkan oleh Nasā`i - Diriwayatkan oleh Abu Daud - Diriwayatkan oleh Ahmad

Uraian

Hadis ini mengandung suatu peringatan keras terhadap kedustaan serta ancaman kebinasaan bagi orang yang melakoni kedustaan dengan tujuan bercanda dan membuat orang lain tertawa, bahkan itu merupakan keburukan yang paling buruk dan berat pengharamannya. Sebab ini termasuk akhlak buruk yang wajib dijauhi dan dihindari oleh seorang mukmin. Ia juga wajib mensucikan lisannya dari kedustaan di segala kondisi, kecuali dalam hal yang diizinkan oleh Syariat. Dan sebagaimana berbicara dusta untuk tujuan bercanda itu diharamkan, maka begitu pula diharamkan bagi para pendengarnya untuk mendengarkannya jika mereka mengetahui bahwa itu adalah suatu kedustaan, bahkan mereka wajib mengingkari hal tersebut.

Tampilkan Terjemahan

17 Bahasa
EN English الإنجليزية
UR اردو الأوردية
ES Español الإسبانية
BN বাংলা البنغالية
FR Français الفرنسية
TR Türkçe التركية
RU Русский الروسية
BS Bosanski البوسنية
SI සිංහල السنهالية
HI हिन्दी الهندية
ZH 中文 الصينية
FA فارسی الفارسية
VI Tiếng Việt الفيتنامية
TL Tagalog تجالوج
KU Kurdî الكردية
HA Hausa الهوسا
PT Português البرتغالية