1. Beranda Utama
  2. Klasifikasi
  3. Keutamaan dan Adab

Hadis Maukah kalian aku sampaikan tentang apakah kedustaan? Itulah namimah (yang) banyak menyebarkan pembicaraan di tengah masyarakat

عن ابن مسعود رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «ألا هل أُنَبِّئُكم ما العَضْهُ؟ هي النَّميمة القَالَةُ بين النّاس».

Dari Abdullah bin Mas'ud -raḍiyallāhu 'anhu-, dari Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, beliau bersabda, "Maukah kalian aku sampaikan tentang apakah kedustaan? Itulah namimah (yang) banyak menyebarkan pembicaraan di tengah masyarakat."

Hadis sahih Diriwayatkan oleh Muslim

Uraian

Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- hendak mengingatkan umatnya untuk tidak berjalan di tengah manusia sambil bernamimah, dengan menukilkan pembicaraan satu pihak kepada yang lain dengan tujuan untuk merusak (hubungan) di antara mereka. Maka Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- membuka hadisnya dengan bentuk pertanyaan agar dapat lebih menghunjam dalam jiwa dan lebih menarik perhatian. Beliau bertanya kepada mereka: “Apakah kedustaan itu?” Maksudnya: apakah kebohongan dan mengada-ada itu? (Kata tersebut) juga ditafsirkan sebagai: sihir. Kemudian beliau menjawab pertanyaan ini: bahwa “kedustaan” itu adalah menyebarkan permusuhan di tengah manusia; karena hal itu berakibat seperti akibat yang dimunculkan oleh sihir, berupa: kerusakan, membahayakan orang lain, memisahkan 2 hati yang padu, memutus hubungan antar 2 pihak yang akrab, dan memenuhi dada dengan dendam kesumat serta kedengkian; sebagaimana yang dapat disaksikan di tengah masyarakat.

Tampilkan Terjemahan

17 Bahasa
EN English الإنجليزية
UR اردو الأوردية
ES Español الإسبانية
UG ئۇيغۇرچە الأيغورية
BN বাংলা البنغالية
FR Français الفرنسية
TR Türkçe التركية
RU Русский الروسية
BS Bosanski البوسنية
SI සිංහල السنهالية
HI हिन्दी الهندية
ZH 中文 الصينية
FA فارسی الفارسية
TL Tagalog تجالوج
KU Kurdî الكردية
HA Hausa الهوسا
PT Português البرتغالية