1. Beranda Utama
  2. Klasifikasi
  3. Fikih dan Uṣūl Fikih

Hadis Mengucapkan, "Subḥānallāh" bagi laki-laki dan tepuk tangan bagi perempuan

عن أبي هريرة رضي الله عنه مرفوعًا: «التَّسْبِيحُ للرجال، والتَّصْفِيق للنساء».

Dari Abu Hurairah -radhiyallah 'anhu- secara marfū', "Mengucapkan "Subḥānallāh" bagi laki-laki dan tepuk tangan bagi perempuan."

Hadis sahih Muttafaq 'alaih

Uraian

Makna hadis : "Membaca Subḥānallāh bagi laki-laki dan tepuk tangan bagi perempuan." Dalam riwayat Muslim terdapat tambahan redaksi, "dalam salat." Maksudnya, bahwa siapapun yang merasakan sesuatu ketika sedang salat yang mengharuskan dia mengingatkan orang lain, seperti mengingatkan imam akan kesalahannya dalam salat, melihat orang buta yang mendekati sumur, memberi izin tamu masuk rumah, atau orang yang salat ingin memberiahukan sesuatu kepada orang lain, maka hendaknya mengucapkan, "Subḥānallāh". Untuk memberitahukan bahwa dia ingin mengingatkan atas kesalahannya. Ini berlaku untuk laki-laki. Adapun seorang wanita yang mengalami sesuatu saat salat jamaah, maka untuk mengingatkan (orang lain) cukup dengan menepuk tangannya. Semua ini untuk menjauhkan salat dari ucapan-ucapan yang tidak termasuk bagian dari salat, karena salat adalah sarana berinteraksi dengan Allah. Katika ada hal yang membutuhkan ucapan, maka disyariatkan sesuatu yang sejenis dengan ucapan-ucapan dalam salat, yaitu membaca tasbih.

Tampilkan Terjemahan

16 Bahasa
EN English الإنجليزية
UR اردو الأوردية
ES Español الإسبانية
UG ئۇيغۇرچە الأيغورية
BN বাংলা البنغالية
FR Français الفرنسية
TR Türkçe التركية
RU Русский الروسية
BS Bosanski البوسنية
HI हिन्दी الهندية
ZH 中文 الصينية
FA فارسی الفارسية
TL Tagalog تجالوج
KU Kurdî الكردية
HA Hausa الهوسا
PT Português البرتغالية