عن جابر بن عبد الله -رضي الله عنهما- أَنَّ رسولَ اللهِ -صلى الله عليه وسلم- دَخَلَ على رجلٍ مِنَ الأَنْصَارِ، ومعه صاحبٌ له، فقال رسولُ اللهِ -صلى الله عليه وسلم-: «إِنْ كان عِنْدَكَ مَاءٌ بَاتَ هذه الليلةَ في شَنَّةٍ وإِلَّا كَرَعْنَا».
[صحيح.] - [رواه البخاري.]
المزيــد ...

Dari Jabir -raḍiyallāhu 'anhumā-: Bahwa Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- masuk ke rumah salah ‎seorang lelaki Ansar bersama seorang sahabatnya, lalu Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- berkata kepadanya: “Adakah engkau mempunyai air yang telah diinapkan dalam bejana kulit ‎malam ini? Jika tidak kami akan minum langsung dari mulut kami.”‎

Uraian

Jabir -raḍiyallāhu 'anhumā- berkata: Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- ‎masuk ke rumah salah seorang lelaki Ansar, ada yang mengatakan: dia ‎adalah Abu Haiṡam bin at-Tihān al-Anṣāri -raḍiyallāhu 'anhu-, beliau ‎bersama sahabatnya yaitu Abu Bakar -raḍiyallāhu 'anhu-, lantas Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bertanya kepadanya: Adakah ia memiliki air ‎yang telah diinapkan dalam sebuah bejana dari kulit, dan pada waktu ‎itu sedang musim panas. Hikmah dari hal itu adalah bahwa air yang ‎diinapkan akan menjadi dingin/segar. Jika tidak maka kami akan minum ‎langsung dengan mulut tanpa menggunakan bejana dan tidak juga telapak ‎tangan.

Terjemahan: Inggris Prancis Spanyol Turki Urdu Bosnia Rusia Bengali China
Tampilkan Terjemahan