1. Beranda Utama
  2. Klasifikasi
  3. Fikih dan Uṣūl Fikih

Hadis Suatu kali Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- berkurban dengan seekor kambing.

عن عائشة رضي الله عنها قالت: «أَهدَى رسول الله صلى الله عليه وسلم مَرَّةً غَنَمًا».

Dari Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā-, ia berkata, "Suatu kali Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- berkurbannya dengan seekor kambing."

Hadis sahih Muttafaq 'alaih

Uraian

Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- tentang hadyu (kurban) Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Al-Hadyu adalah sesuatu yang dihadiahkan kepada (penduduk) Mekah dari hewan ternak, dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah -'Azza wa Jalla-, untuk disembelih di Mekah. Hadyu untuk Mekah hukumnya Sunnah dan merupakan bentuk taqarrub (kepada Allah). Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah berkurban dengan kambing dan juga unta. Disunnahkah untuk disembelih di (tanah) Haram untuk mendekatkan diri kepada Allah -'Azza wa Jalla-, dan dibagikan kepada orang-orang fakir dan miskin; orang miskin di tanah haram. Adapun hadyu yang wajib karena mengerjakan haji Tamattu', Qirān, meninggalkan sebuah kewajiban, atau melakukan sesuatu yang diharamkan. Ini dinamakan fidyah, dan ini merupakan hadyu yang wajib. Adapun hadyu yang disebutkan oleh Aisyah maka merupakan hadyu taṭawwu' (sunnah) yang dilakukan oleh seorang mukmin dari negaranya, atau dibelinya dalam perjalanan, dan dihadiahkan supaya bisa sampai ke Ka'bah, untuk mendekatkan diri kepada Allah -'Azza wa Jalla-.

Tampilkan Terjemahan

15 Bahasa
EN English الإنجليزية
UR اردو الأوردية
ES Español الإسبانية
BN বাংলা البنغالية
FR Français الفرنسية
TR Türkçe التركية
RU Русский الروسية
BS Bosanski البوسنية
HI हिन्दी الهندية
ZH 中文 الصينية
FA فارسی الفارسية
TL Tagalog تجالوج
KU Kurdî الكردية
HA Hausa الهوسا
PT Português البرتغالية