1. Beranda Utama
  2. Klasifikasi
  3. Fikih dan Uṣūl Fikih

Hadis Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah ditanya tentang khamar, maka beliau melarang si penanya untuk membuatnya. Penanya berkata, "Sungguh aku membuatnya hanya untuk obat." Beliau bersabda, "Khamar itu bukan obat, tetapi penyakit."

عن وائل الحضرمي أن طارق بن سويد الجعفي سأل النبي صلى الله عليه وسلم عن الخمر، فَنَهَاهُ -أو كره- أن يَصْنَعَهَا، فقال: إنما أَصْنَعُهَا لِلدَّوَاءِ، فقال: «إنه ليس بِدَوَاءٍ، ولكنه دَاءٌ».

Wā`il Al-Ḥaḍramiy meriwayatkan bahwa Ṭāriq bin Suwaid Al-Ju'fiy pernah bertanya kepada Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tentang khamar, maka beliau melarang -atau membenci- bila dia membuatnya. Dia lalu berkata, "Sungguh aku membuatnya hanya untuk obat." Beliau bersabda, "Khamar itu bukan obat, tetapi penyakit."

Hadis sahih Diriwayatkan oleh Muslim

Uraian

Di dalam hadis ini disebutkan bahwa Ṭāriq bin Suwaid -raḍiyallāhu 'anhu- bertanya kepada Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tentang khamar yang dia buat sebagai obat, bukan untuk diminum. Maka Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menyampaikan bahwa khamar itu penyakit, tidak mengandung obat apa pun. Ini menunjukkan pengharaman khamar, bahwa khamar mendatangkan penyakit dan tidak mengandung obat dan manfaat sama sekali sehingga wajib dimusnahkan dan dibuang.

Tampilkan Terjemahan

10 Bahasa
EN English الإنجليزية
UR اردو الأوردية
FR Français الفرنسية
RU Русский الروسية
BS Bosanski البوسنية
HI हिन्दी الهندية
ZH 中文 الصينية
FA فارسی الفارسية
KU Kurdî الكردية
PT Português البرتغالية