عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ -رضي الله عنهما- أَنَّ النَّبِيَّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ: ««إذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ طَعَامًا فَلا يَمْسَحْ يَدَهُ حَتَّى يَلْعَقَهَا، أَوْ يُلْعِقَهَا».
[صحيح.] - [متفق عليه.]
المزيــد ...

Dari Ibnu Abbās -raḍiyallāhu 'anhumā- bahwa Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Apabila salah seorang di antara kalian telah selesai makan, maka janganlah ia mengusap (membersihkan) jari-jarinya hingga ia menjilatinya atau menjilatkannya (ke orang lain)."

Uraian

Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memerintahkan kepada orang yang telah selesai makan agar tidak mengusap tangannya atau membasuhnya hingga ia menjilatinya atau menjilatkannya (ke orang lain). Dalam beberapa riwayat disebutkan illat (penyebab) tindakan ini, yaitu karena dia tidak tahu di bagian makanan manakah terdapat keberkahan. Karena itu, Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memerintahkan untuk menjilati jari-jari, siapa tahu keberkahan ada pada makanan yang menempel di jari-jarinya.

Terjemahan: Inggris Prancis Spanyol Turki Urdu Bosnia Rusia Bengali China Persia
Tampilkan Terjemahan