عن عائشة -رضي الله عنها- قالت: قال رسول الله -صلى الله عليه وسلم-: «يَغزُو جَيْشٌ الكَعْبَةَ فإذا كانوا بِبَيْدَاءَ من الأرضِ يُخْسَفُ بأَوَّلِهِم وَآخِرِهِم قالت: قلتُ: يا رسول الله، كيف يخسف بأولهم وآخرهم وفيهم أَسْوَاقُهُم وَمَنْ ليس منهم؟! قال: «يخسف بأولهم وآخرهم ثم يُبْعَثُونَ على نِيَّاتِهِم».
[صحيح.] - [متفق عليه وهذا لفظ البخاري.]
المزيــد ...

Dari Aisyah -raḍiyallāhu ‘anha- secara marfū', (Nabi bersabda), “Ada satu pasukan hendak menyerang Ka’bah, tatkala mereka berada di Baidā' (tanah yang lapang) mereka dibenamkan (ke dalam perut bumi) dari awal pasukan hingga yang paling akhir dari mereka.” Dia (Aisyah) berkata, “Saya bertanya, Ya Rasulullah, kenapa dibenamkan dari awal hingga paling akhir dari mereka, padahal di dalamnya ada orang-orang pasar (orang awam) dan ada yang bukan dari mereka?” Beliau menjawab, “Dibenamkan dari awal hingga akhir mereka, kemudian mereka dibangkitkan berdasarkan niat mereka masing-masing.”

Uraian

Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengabarkan tentang pasukan besar yang bakal menyerang Baitulharam. Pada saat mereka berada di gurun lapang yang luas, bumi pun terbelah menenggelamkan mereka. Ummul Mukminin Aisyah -raḍiyallāhu 'anha- bertanya mengenai orang-orang yang bersama mereka hanya ingin berjual-beli/berdagang, tidak berniat buruk turut menyerang Ka'bah, dan bersama mereka juga ada orang-orang yang ikut tanpa tahu rencana pasukan. Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengabarkan bahwa mereka semua akan turut dibenamkan karena berada bersama pasukan itu. Dan mereka akan dibangkitkan nanti, dan akan diperlakukan pada saat hari perhitungan sesuai dengan niatnya. Masing-masing akan diperlakukan sesuai dengan tujuannya; baik dan buruknya.

Terjemahan: Inggris Prancis Spanyol Turki Urdu Bosnia Rusia Bengali China
Tampilkan Terjemahan