1. Beranda Utama
  2. Klasifikasi
  3. Akidah

Hadis Ketika Adam meninggal dunia, para malaikat memandikannya dengan air dalam bilangan ganjil dan mereka membuat liang lahat untuknya. Mereka berkata, "Ini sunah Adam pada anaknya."

عن أبي بن كعب، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «لما تُوُفِّيَ آدمُ غَسَّلَتْه الملائكةُ بالماء وِتْرًا، وأَلْحَدُوا له، وقالوا: هذه سُنَّةُ آدَمَ في وَلَدِه».

Dari Ubay bin Ka'ab, dari Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, beliau bersabda, "Ketika Adam meninggal dunia, para malaikat memandikannya dengan air dalam bilangan ganjil dan mereka membuat liang lahat untuknya. Mereka berkata, "Ini sunah Adam pada anaknya."

Hadis sahih Diriwayatkan oleh Hakim - Diriwayatkan oleh Ṭabarāni

Uraian

Ketika Adam -'alaihis-salām- meninggal dunia, para malaikat memandikannya dengan bilangan ganjil; satu, tiga atau lima kali, mereka juga membuat celah di sisi lubang kubur, dan menguburkannya di dalamnya, serta berkata, "Ini sunah Adam pada anaknya." Yakni, anak Adam diperlakukan sebagaimana perlakuan kepada bapak mereka, yaitu di mandikan dan dikuburkan sesuai dengan tata cara tersebut. Hanya anaknya yang mendapatkan petunjuklah yang berpegang teguh kepada hal itu.

Tampilkan Terjemahan

11 Bahasa
EN English الإنجليزية
UR اردو الأوردية
UG ئۇيغۇرچە الأيغورية
FR Français الفرنسية
TR Türkçe التركية
RU Русский الروسية
BS Bosanski البوسنية
HI हिन्दी الهندية
ZH 中文 الصينية
FA فارسی الفارسية
HA Hausa الهوسا