عن أبي يعلى شدَّاد بن أوس -رضي الله عنه- عن النَّبيّ -صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم- قَالَ: «الكَيِّسُ مَن دَانَ نَفسَه، وعَمِل لِمَا بعد الموت، والعاجِزُ مَن أَتْبَعَ نَفسَه هَوَاها وتَمَنَّى على الله».
[ضعيف.] - [رواه الترمذي وابن ماجه وأحمد.]
المزيــد ...

Dari Abu Ya'la Syaddād bin Aus -raḍiyallāhu 'anhu- dari Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, beliau bersabda, "Orang cerdas adalah orang yang mampu menundukkan nafsunya dan beramal untuk menghadapi apa yang akan terjadi setelah kematian. Dan orang lemah adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya dan hanya berangan-angan kepada Allah."

Uraian

Seorang muslim yang berakal adalah orang yang segera mengevaluasi dirinya dan beramal untuk bekal setelah kematian. Sebab, dia di dunia ini tidak selamanya, dan tempat kembali itu adalah setelah kematian. Sedangkan orang yang tidak mampu dan lemah adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya sehingga ia tidak memperhatikan selain urusan-urusan dunia.

Terjemahan: Inggris Turki Urdu Bosnia Bengali China Persia
Tampilkan Terjemahan